Panduan Pemula

Sistem Scoring Padel: Cara Menghitung Poin

Admin TrustPadel · 24 Jul 2026 · 7x dibaca
Sistem Scoring Padel: Cara Menghitung Poin

Scoring padel mengikuti pola yang mirip tenis: 15, 30, 40, lalu game. Sebuah tim memenangkan satu set setelah meraih enam game dengan selisih minimal dua. Pertandingan umumnya berlangsung dalam format dua set kemenangan dari tiga set. Saat skor imbang 40–40, permainan masuk deuce, dan sebuah tim harus unggul dua poin untuk menang.

Kenapa Banyak Pemula Bingung soal Skor

Padel meledak di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Lapangan baru terus bermunculan di Jakarta, Surabaya, Bandung, sampai Denpasar. Banyak pemain baru langsung asyik memukul bola sejak sesi pertama. Namun mereka sering kebingungan saat harus menghitung skor.

Angka 15, 30, dan 40 memang terdengar aneh bagi pendatang baru. Padahal, logikanya sederhana begitu Anda memahaminya. Oleh karena itu, artikel ini membedah sistem skornya secara runtut. Semua penjelasannya mengacu pada regulasi resmi FIP.

Memahami Scoring Padel dari Dasar

Scoring padel bekerja secara berjenjang dari poin hingga pertandingan. Anda mengumpulkan poin untuk memenangkan game. Selanjutnya, kumpulan game menentukan pemenang set. Akhirnya, set menentukan siapa yang memenangkan pertandingan.

Struktur bertingkat ini mirip dengan tenis pada umumnya. Karena itu, pemain tenis biasanya cepat beradaptasi. Meski begitu, padel punya beberapa ketentuan khasnya sendiri. Semua aturannya bersumber pada dokumen Rules of Padel FIP.

Memahami sistem ini membuat permainan Anda terasa lebih tertata. Anda tahu persis kapan sebuah game atau set berakhir. Selain itu, Anda bisa mengatur strategi sesuai situasi skor. Bagian berikut menguraikan setiap tingkatannya secara detail.

Cara Menghitung Poin dalam Satu Game

Cara menghitung poin padel menjadi fondasi dari seluruh sistem. Setiap game terdiri dari rangkaian poin yang berjenjang. Bagian ini menjelaskan urutannya langkah demi langkah.

Urutan Poin: 15, 30, 40, Game

Poin pertama yang menang bernilai 15. Poin kedua membawa skor menjadi 30. Selanjutnya, poin ketiga naik menjadi 40. Kalau sebuah tim meraih poin keempat, mereka memenangkan game tersebut.

Angka-angka ini memang tidak berurutan seperti 1, 2, 3. Namun tradisi tenis membawanya ke dalam padel. Karena itu, jangan bingung dengan lompatan angkanya. Anggap saja 15 berarti satu poin, dan seterusnya.

Deuce dan Advantage

Situasi menarik muncul saat kedua tim sama-sama meraih tiga poin. Skor 40–40 ini disebut deuce dalam padel. Pada titik ini, sebuah tim harus unggul dua poin berturut-turut. Tanpa keunggulan itu, game belum bisa selesai.

Tim yang menang satu poin setelah deuce meraih advantage. Kalau tim itu menang lagi, mereka memenangkan game. Sebaliknya, kalau kalah, skor kembali ke deuce. Proses ini berulang sampai satu tim unggul dua poin.

Golden Point: Cara Cepat Mengakhiri Deuce

Sistem deuce klasik kadang membuat game berlangsung lama. Karena itu, banyak turnamen kini memakai golden point. Bagian ini menjelaskan cara kerjanya.

Pada sistem golden point, deuce langsung menentukan pemenang game. Begitu skor mencapai 40–40, satu poin penentu dimainkan. Tim penerima berhak memilih menerima dari sisi kanan atau kiri. Tim yang memenangkan poin itu langsung merebut game.

Format ini mempercepat jalannya pertandingan secara signifikan. Selain itu, golden point menambah ketegangan di setiap deuce. Banyak liga amatir di Indonesia mengadopsinya demi efisiensi waktu. Pemain pun perlu menjaga fokus ekstra pada momen ini.

Star Point: Varian Lain dari Deuce

Selain golden point, FIP juga mengenal sistem star point. Format ini menjadi jalan tengah antara advantage dan golden point. Bagian ini menjelaskan cara kerjanya secara ringkas.

Pada star point, deuce tidak langsung memakai satu poin penentu. Sebaliknya, permainan melewati beberapa tahap deuce dan advantage lebih dulu. Tim mendapat kesempatan advantage pertama setelah deuce awal. Kalau gagal, skor bergeser ke deuce dan advantage berikutnya.

Setelah beberapa putaran, permainan mencapai poin penentu bernama star point. Tim penerima memilih sisi untuk menerima servis. Namun kedua penerima tidak boleh bertukar posisi pada poin itu. Tim yang memenangkan star point langsung merebut game.

Format ini memberi keseimbangan antara ketegangan dan durasi. Deuce tidak berlarut-larut seperti sistem advantage klasik. Namun tetap ada ruang untuk membalikkan keadaan. Karena itu, beberapa turnamen memilih format ini.

Cara Memenangkan Set dalam Padel

Kumpulan game menentukan pemenang sebuah set. Aturannya jelas dan mudah diingat. Bagian ini merangkum ketentuannya menurut regulasi resmi.

Sebuah tim memenangkan set setelah meraih enam game. Namun selisihnya harus minimal dua game atas lawan. Contohnya, skor 6–4 sudah cukup untuk memenangkan set. Sebaliknya, skor 6–5 belum menuntaskan set tersebut.

Situasi khusus muncul saat kedua tim imbang di angka lima. Dalam kasus ini, mereka bermain dua game tambahan untuk menang 7–5. Namun kalau skor imbang di angka enam, permainan masuk tie-break. Aturan ini menjaga setiap set selesai dengan selisih yang adil.

Tie-Break: Penentu Saat Skor Imbang

Tie-break padel menjadi penentu saat set berakhir imbang 6–6. Sistemnya sedikit berbeda dari game biasa. Bagian ini menguraikan cara kerjanya secara rinci.

Dalam tie-break, poin memakai hitungan biasa: nol, satu, dua, dan seterusnya. Tim pertama yang meraih tujuh poin memenangkan tie-break. Namun selisihnya tetap harus minimal dua poin. Kalau belum, tie-break berlanjut sampai selisih itu tercapai.

Urutan servis dalam tie-break juga punya aturan tersendiri. Pemain pertama menyervis satu poin dari sisi kanan. Setelah itu, tim lawan menyervis dua poin bergantian. Selain itu, pemain berpindah sisi setiap enam poin.

Set yang lewat tie-break berakhir dengan skor 7–6. Menariknya, set berikutnya dimulai oleh tim yang tidak menyervis lebih dulu tadi. Aturan ini menjaga giliran servis tetap adil. Karena itu, tie-break terasa menegangkan sekaligus tertata.

Best of Three dan Format Alternatif

Pertandingan padel standar memakai format best of three sets. Sebuah tim harus memenangkan dua dari tiga set. Namun ada beberapa format alternatif yang juga umum dipakai.

Format mini set memangkas durasi pertandingan. Dalam format ini, sebuah tim menang set setelah meraih empat game. Selisihnya tetap harus minimal dua game. Kalau imbang di angka empat, tie-break menentukan pemenangnya.

Ada pula super tie-break untuk memutus pertandingan. Sistem ini menggantikan set penentu saat skor imbang satu set sama. Tim pertama yang meraih sepuluh poin memenangkan pertandingan. Tentu saja, selisihnya tetap harus minimal dua poin.

Format-format ini populer di sesi komunitas yang punya keterbatasan waktu. Banyak klub di Surabaya memakainya agar lebih banyak orang bermain. Selain itu, format singkat cocok untuk turnamen amatir sehari. Fleksibilitas inilah yang membuat padel ramah untuk semua kalangan.

Contoh Perhitungan Skor di Lapangan

Teori akan lebih mudah dipahami lewat contoh nyata. Bagian ini menyajikan simulasi sederhana. Anggaplah dua tim bermain di sebuah klub di Bandung.

Tim A memenangkan poin pertama, sehingga skornya 15–0. Tim B lalu membalas dua poin, membuat kedudukan 15–30. Selanjutnya, kedua tim silih berganti hingga skor 40–40. Pada titik deuce ini, keduanya berebut keunggulan dua poin.

Misalkan Tim A meraih advantage, lalu menang satu poin lagi. Dengan begitu, Tim A memenangkan game tersebut. Proses serupa berulang sampai satu tim mengumpulkan enam game. Akhirnya, pemenang set melangkah lebih dekat ke kemenangan.

Scoring Padel vs Tenis: Mirip tapi Tak Sama

Banyak pemain padel di Indonesia datang dari latar tenis. Sistem skor keduanya memang tampak serupa di permukaan. Namun ada beberapa perbedaan yang perlu Anda tahu.

Kedua olahraga memakai urutan poin 15, 30, 40, lalu game. Selain itu, keduanya sama-sama memakai deuce saat 40–40. Format best of three set pun berlaku di keduanya. Karena itu, pemain tenis cepat memahami dasar skor padel.

Meski begitu, padel lebih sering memakai golden point pada deuce. Banyak turnamen padel mengadopsinya demi efisiensi waktu. Sebaliknya, tenis tradisional cenderung mempertahankan sistem advantage. Perbedaan kecil ini memengaruhi ritme pertandingan.

Cara meraih poinnya juga terasa berbeda di lapangan. Dinding padel membuat reli berlangsung lebih lama. Akibatnya, satu poin sering menuntut kesabaran ekstra. Namun sistem penghitungan angkanya tetap nyaris identik.

Kesalahan Umum Pemula soal Skor

Pemain baru sering keliru saat menghitung skor padel. Mengenali kesalahan ini membantu Anda bermain lebih lancar. Berikut beberapa kekeliruan yang paling sering muncul.

Kesalahan pertama adalah lupa aturan selisih dua poin saat deuce. Banyak pemula mengira satu poin setelah 40–40 langsung menuntaskan game. Padahal, sistem advantage menuntut keunggulan dua poin. Kecuali, tentu saja, klub memakai format golden point.

Kekeliruan kedua menyangkut aturan selisih dua game di set. Sebagian pemula menghentikan set saat skor 6–5. Padahal, set belum selesai tanpa selisih dua game. Memahami hal ini mencegah perdebatan di tengah pertandingan.

Kesalahan ketiga muncul dari kebingungan urutan servis di tie-break. Banyak pemain lupa pola satu poin lalu dua poin bergantian. Akibatnya, giliran servis sering tertukar. Menyepakati aturan sebelum mulai mencegah kekacauan ini.

Pertanyaan yang Sering Muncul soal Scoring

Beberapa pertanyaan hampir selalu muncul dari pemain baru. Jadi mari kita jawab yang paling umum secara singkat.

Kenapa skor padel memakai angka 15, 30, 40? Padel mewarisi tradisi penghitungan skor dari tenis. Angka itu hanya melambangkan poin pertama, kedua, dan ketiga.

Apa itu deuce dalam padel? Deuce adalah kedudukan 40–40 dalam satu game. Sebuah tim harus unggul dua poin untuk memenangkannya.

Berapa game untuk memenangkan satu set? Sebuah tim butuh enam game dengan selisih minimal dua. Kalau imbang 6–6, tie-break menentukan pemenangnya.

Apa beda golden point dan sistem advantage? Golden point menuntaskan deuce dalam satu poin penentu. Sebaliknya, sistem advantage menuntut keunggulan dua poin.

Berapa set dalam satu pertandingan padel? Pertandingan standar memakai format dua set kemenangan dari tiga. Beberapa turnamen memakai format lebih singkat demi efisiensi.

Apa itu super tie-break? Super tie-break menggantikan set penentu saat skor imbang satu set. Tim pertama yang meraih sepuluh poin dengan selisih dua menang.

Bagaimana urutan servis saat tie-break? Pemain pertama menyervis satu poin dari sisi kanan. Setelah itu, setiap tim menyervis dua poin secara bergantian.

Tips Mengingat Skor Selama Bermain

Mengingat skor sambil bermain memang butuh kebiasaan. Beberapa trik sederhana bisa membantu Anda. Berikut catatan praktis dari pengamatan lapangan.

Pertama, sebut skor dengan lantang sebelum setiap servis. Kebiasaan ini menyamakan pemahaman kedua tim. Kedua, sepakati format skor sejak awal pertandingan. Tentukan apakah Anda memakai golden point atau sistem advantage.

Ketiga, jadikan pemain server sebagai penjaga skor utama. Server biasanya lebih mudah mengingat kedudukan poin. Keempat, jangan ragu berhenti sejenak saat ragu soal skor. Menyelesaikan keraguan lebih baik daripada berdebat setelahnya.

Selain itu, latihan rutin membuat Anda terbiasa dengan ritme skor. Semakin sering bermain, semakin alami hitungan itu mengalir. Komunitas padel di kota Anda menjadi tempat berlatih yang ideal. Konsistensi kecil setiap sesi memberi hasil besar seiring waktu.

Penutup: Kuasai Skor, Nikmati Permainan

Scoring padel memang terlihat membingungkan pada awalnya. Namun begitu Anda memahami logikanya, semuanya terasa mudah. Sistem berjenjang dari poin, game, hingga set membuat permainan tertata. Selain itu, memahami skor membantu Anda menyusun strategi di lapangan.

Kuncinya bukan menghafal, melainkan memahami polanya. Poin naik dari 15 ke 40, lalu game, set, dan pertandingan. Kalau Anda masih pemula, ada baiknya memperkuat dasar permainan lebih dulu. Luangkan waktu menyimak panduan dasar peraturan padel untuk pemula. Selamat bermain, dan sampai jumpa di lapangan.


Direview oleh Tim Redaksi TrustPadel berdasarkan regulasi resmi FIP/PBPI